
Ensure Arema Throne
PEKANBARU - clinched Arema of Malang Indonesia Super League (ISL) 2009 / 2010 after holding PSPs host of Pekanbaru, Wednesday (05/26/2010) evening.
Pasukan Singo Edan -julukan Arema- sukses menahan PSPS 1-1. Singo Edan-troops-successful nickname Arema 1-1 hold PSPs. Striker Noh Alam Shah membawa Arema unggul di babak pertama usai memaksimalkan umpan Muhamad Ridhuan (39'). Striker Noh Alam Shah takes Arema ahead in the first round after maximizing bait Ridhuan Mohammed (39 ').
Sementara, tuan rumah menyamakan kedudukan di awal babak kedua melalui titik putih setelah Putut Waringin Jati dijatuhkan oleh Pierre Njanka (47'). Meanwhile, the host equalized early in the second half through the white point after Putut Waringin Jati overthrown by Pierre Njanka (47 ').
Kendati berbagi skor 1-1, Arema toh memastikan diri sebagai jawara ISL musim ini setelah membukukan 70 angka dan tak lagi terkejar oleh saingan terdekatnya, jawara musim lalu Persipura Jayapura (69). Despite sharing a score of 1-1, Arema anyway ISL ensure themselves as champions this season after posting 70 numbers and no again overtaken by his nearest rival, Jayapura Persipura Jayapura Youth career champions last season (69).
Namun demikian, pesta perayaan tim kesebelasan Arema tidak bisa dirayakan dengan meriah, menyusul keributan yang terjadi antar pemain setelah Noh Alam Shah menyikut pemain belakang PSPS, Dedi Gusmawan. However, eleven teams Arema feast is celebrated with great fanfare could not, following the commotion among the players after Noh Alam Shah elbowed defender PSPs, Dedi Gusmawan.
Para punggawa Arema yang takut akan keselamatannya memilih merayakan titel juara di ruang ganti. The leaders who feared for his safety Arema choose to celebrate the champion title in the dressing room. Namun, hal itu tampaknya tidak menjadi masalah besar. However, it does not seem to be a big problem.
"Tidak masalah, yang penting kita berhasil menang," ujar pelatih Arema, Robert Albert, usai evaluasi kemenangan. 'No problem, the important thing we managed to win,' said coach Arema, Robert Albert, after evaluation of the victory.
Sementara itu, arsitek Askar Bertuah -julukan PSPS-, Abdurahman Gurning, sangat menyayangkan perkelahian kedua tim. Meanwhile, the architect-nicknamed the Sorcerer Askar-PSPs, Abdurahman Gurning, regret very much the two teams brawl. Menurut dia, perkelahian itu disebabkan oleh permainan yang tidak terpuji oleh Noh Alam Shah yang sengaja menimbulkan permainan menjadi keras dan ricuh. According to him, the fight was caused by a game that is not praiseworthy by Noh Alam Shah who intentionally causes the game to be hard and ricuh.
"Kami sudah beberapa kali melihat Noh Alam Shah bermain kasar. Tadi kita lihat dia juga mencekik pemain PSPS. Kalau dia masuk PSPS secara gratis pun saya tidak mau terima," ketusnya. "We've been several times to see Noh Alam Shah to play hardball. Earlier we see him also strangle PSPs player. If he had signed a free PSPs I do not want to receive," ketusnya.
Ditanya mengenai klaim yang disematkan kepada anak asuhnya, Albert segera melontarkan pembelaan. Asked about claims that pinned to his foster son, Albert immediately threw the defense. "Permainannya wajar saja, tidak seperti yang disebutkan. Tapi terserah kalian menilainya." "The game is only natural, not like that mentioned. But it's up to you to judge."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar